Bismillahirrohmaanirrohim ..
Saya UNBK di tempat sekolah induk saya.
Saya sekolah di Bogor.
Dan sekolahan induk saya di Depok.
Keduanya milik bapak kepala sekolah yang sama.
Hari Pertama UNBK saya dimulai. 23-04-18
Saya berada di sesi ke dua dengan pelajaran bahasa indonesia.
Hariitupun saya mengenal lelaki berinisial *AZM
Tak sengaja saya menempati tempat lelaki itu.
Dan apakah yang terjadi?
Pak pengawas melihat komputer yang saya tempati dan pak pengawas yang melihat pertamakali apa yang terjadi pada USERNAME di komputer saya.
Dia menuliskan USERNAME dengan "HATI HATI JANGAN KANGEN!!!!!*
Allah...
Perempuan mana yang tak luluh hatinya bila diberikan tulisan seperti itu?
Mungkin maksud dia bukan ke saya. Tapi, hanya kebetulan saja saya yang menempati tempat duduk bekas diaa.. Hehehee..
Hari Kedua UNBK 24-04-2018
Saya juga tetap berada di sesi ke dua dengan pelajaran yang aaamaaat saya senangi, MATEMATIKA.
Hariitu saya kebetulan menempati tempat yang kata teman saya bekas lelaki berinisial *AZM.
Lalu, apa yang dia tuliskan di USERNAME itu?
Dia menulis "HATI HATI SOALNYA SUSAH"
Aampuunnnn... Saya tak mengerti lagi apa yang terjadi dengan lelaki yang berambut pirang berjambul layaknya seperti ayam. Hehehe...
Ataukah ini hanya kebaperan saya yang berlebih?
Entah laaaaahh....
Hari Kedua berlanjut dan hariitu adalah hari ketiga UNBK 25-04-2018
Saya berada di sesi ke dua lagi bermatapelajaran Bahasa Inggris
Hariitu saya mengsengaja ingin memilih tempat duduk bekas lelaki berinisial *AZM dan saya mengetahui setelah saya bertanya kepada teman saya yang berada di sesi satu berbarengan dengan lelaki itu.
Entah mengapa hariitu tak ada tulisan di USERNAME seperti biasanya.
Dan hariitupun tak ada yang SPESIAL karena lelaki berinisial *AZM
Hari Keempat atau HARI TERAKHIR UNBK di SMP sudah dimulai
Pada tadi pagi pukul 08.00 dan rombongan sekolah ku telat 30 menit.
26-04-2018 bermatapelajaran IPA
Hariini sangat ISTIMEWA bagi saya.
Saya mendapat bocoran dari akun fb *AZM dibio nya tertulis
"JADILAH MATA AIR YANG BISA DI PAKAI DI MASYARAKAT, SAYA INGIN MENJADI HQI"
Saya berfikiran untuk menulis itu di sebuah kertas dan menjunjukan kepadanya.
Menulislah saya di sebuah kertas, dan kertas itu saya tempel di belakang tas saya dengan peniti.
Sengaja saya dan teman saya berdiri membelakangi jalan dimana dia lewat setelah keluar ruangan ujian.
Teman saya yang berdiri jauh dari saya menatap wajah lelaki itu *AZM membaca sebuah kertas yang saya tulis sambil tersenyum malu.
Hati saya sangat gembira ketika mendengar teman saya menceritakan hal tersebut.
Sambil menunggu giliran saya sesi ke dua masuk ruang ujian, saya berfoto dengan guru yang sangaaattt bisa membuat suasana kelas kita selama tiga tahun menjadi saaangaaaat ramai.
Sampai sampai gurusaya berkata "Nak, itu di tasmu ada kertas yang menempel, apakah kamu sengaja menempelnya?"
Tingkahku semakin salah akan ucapan guruku tentang kertas yang saya tulis untuk lelaki berinisial *AZM tersebut.
Beberapa selang kemudian, saya masuk ke ruang ujian. Dan tidak menempati tempat lelaki itu lagi.
Setelah saya selesai mengerjakan soal ipa.
Saya melihat dia bersama teman saya di sebuah kelas tak hanya berdua dikelas banyak trman teman yang lainpun. Tetapi saya melihat seman saya yang ketahuan menyukainya sedang menandatangani belakang baju putihnya yang bersih itu dengan menggunakan sepidol warna biru. Tampak di wajah dia tak senang akan perlakuan teman saya yang memaksa akan kehendak teman saya untuk tandatangan kenag kenangan alasannya yang terucap dari bibir teman saya.
Sayapun mewajarinya. Karna bagaimanapun dia teman sekelas saya. Dia satu angkatan dengan saya. Saya tak bisa berucap dan bertingkah apapun lagi.
Kemudian, ketika saya melihat kedalam, tepatnya saya berada di depan pintu tampak lelaki itu memandang wajah saya selalu.
Saya terheran akan tatapannya. Ataukah hanya kebaperann saya yang berlebihan?
Saya tak berani masuk kedalam kelas itu karena ada teman saya yang sedang mendekati lelaki berinisial *AZM itu.
Kemudian keluar kelas lah dia dan turun dari tangga melewati saya yang berada di depan pintu sambil membawa sepidol berwarna biru itu.
Tatapan saya tetap terhadap kelas itu.
Dari belakang tiba tiba seperti ada orang yang berbicara membisik kpd saya , "MAU DONGG" sambil menyerahkan sepidol itu dari tangan dia.
Tanpa berfikir panjang, saya mengambil dan bertanya,"tandatangan dimana"
Dia langsung membelakangi hadapan saya yang menatap wajah dia.
Bertanda saya harus menandatangani bajunya tepat di belakang badannya.
Saat saat saya menandatangani baju itu, hati dan badan saya gemetar entah tandatangan itu berubah menjadi saaangaaaaaat jelekkk.
Setelah saya menandatanganinya, dia berkata "makasih"
Dan teman teman saya maupun teman teman dia melihat dan membuat kami tersipu malu akan ejekan mereka.
Dan teman teman saya maupun teman teman dia melihat dan membuat kami tersipu malu akan ejekan mereka.
Tatapan nya membuat saya tertunduk akan zinah mata....
MaaSyaaAllah... Ampunilah dosa kamiii....
Lalu,lelaki itupun masuk kedalam kelas.
Saya berfikir kenapa saya tidak meminta tanda tangan kengankengangan kpd dia?
Saya memberanikan diri untuk meminta langsung dan sayapun berhasil.
"Boleh juga dong" ucap saya
Kemudian saya langsung memberikan baju di bagian pergelangan tangan saya.
Dia membalas "Disini?"
Saya "iya disini aja"
Dia"Aduh ribet banget"
Saya menatap wajah dia yang berposisikan daya berdiri tegak dan dia agak menunduk.
Saya menatap wajah dia yang berposisikan daya berdiri tegak dan dia agak menunduk.
Saya" Pake abis lagi spidolnya"
Saya "makasih"
Sangat terlihat bahwa tangan saya gemetar.huftttttt....
Bripping dari kepala sekolah membuat tatapan saya terhenti dengannya.
Beberapa menit kemudian, bripping dan sujud syukur bersama.
Kepala sekolah mengumumkan bahwa sekolah kami harus pulang sampai ketempat tujuan.
Karena kepala sekolah sangat mengkhawatirkan terjadi sesuatu kepada kami di perjalanan Depok-Jakarta.
Teman sekolahku memberi isyarat sebelum pulang kita Mushofahah kepada anak didik kepala sekolah di depok.
Sayapun berada di bagian belakang.
Saya bersalaman dengan dia tanpa menyentuh. Layaknya sebagai bukan muhrim. 🙏🙏🙏
Teman lelaki itu, mengulurkan tangannya bukan mushofahah sebagai bukan muhrim. Tentubsaya menolaknya.
Teman lelaki itu berkata "Oh iya dia anaknya U**a** B**i"
Huftttt rasanyaaa maluuuu sekalii akan perkataan diaaa.....
Sangat terlihat bahwa tangan saya gemetar.huftttttt....
Bripping dari kepala sekolah membuat tatapan saya terhenti dengannya.
Beberapa menit kemudian, bripping dan sujud syukur bersama.
Kepala sekolah mengumumkan bahwa sekolah kami harus pulang sampai ketempat tujuan.
Karena kepala sekolah sangat mengkhawatirkan terjadi sesuatu kepada kami di perjalanan Depok-Jakarta.
Teman sekolahku memberi isyarat sebelum pulang kita Mushofahah kepada anak didik kepala sekolah di depok.
Sayapun berada di bagian belakang.
Saya bersalaman dengan dia tanpa menyentuh. Layaknya sebagai bukan muhrim. 🙏🙏🙏
Teman lelaki itu, mengulurkan tangannya bukan mushofahah sebagai bukan muhrim. Tentubsaya menolaknya.
Teman lelaki itu berkata "Oh iya dia anaknya U**a** B**i"
Huftttt rasanyaaa maluuuu sekalii akan perkataan diaaa.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar